Si Bidadari Bumi

Rabu, Jun 26, 2013

Satu lagi naskhah baru daripada ST12 melalui album terkini mereka, Lentera Hati. Walaupun Charly, vokalis asal dah dengan band barunya, SETIA, ST12 masih 'bertaring' dengan konsep pop Melayu diorang tu.

Nak layan lagu jiwang? Try dengar lagu ni. Suara vokalis barunya pun not bad.


Lirik Lagu  ST12 - Bidadari Bumi

Tidakkah engkau lihat jendela cinta
Terbuka untukmu menahan derita rasa

Harap cemasku menantikan sosok dia
Aku yang mencari sebuah penggalan cinta
Aku yang tak mampu meredam derita hati
Menunggu bidadari turun ke bumi

Sungguh ku tak bisa tak bisa takkan pernah bisa menanti
Sungguh ku tak akan pernah bisa

Jauh ku melangkah mencari jalannya cinta
Sungguh pahit perih kurasakan
Jauh ku berjalan menyusuri gelap malam
Sampai kapan ku harus menunggu

Aku yang tak mampu meredam derita hati
Menunggu bidadari turun ke bumi
Sungguh ku tak bisa tak bisa takkan pernah bisa menanti
Sungguh ku tak akan pernah bisa

Jauh ku melangkah mencari jalannya cinta
Sungguh pahit perih kurasakan
Jauh ku berjalan menyusuri gelap malam
Sampai kapan ku harus menunggu

Jauh ku melangkah mencari jalannya cinta
Sungguh pahit perih kurasakan
Jauh ku berjalan menyusuri gelap malam
Sampai kapan ku harus menunggu

Tidakkah engkau lihat jendela cinta

DISCLAIMER: Lirik lagu di atas adalah hak cipta / hak milik pengarang, penggubah, artis dan label muzik yang berkenaan. Seluruh media - termasuk lirik, 'guitar chords' & klip video yang terdapat di blog ini hanyalah untuk keperluan promosi dan evaluasi. Sokong artis/penyanyi/kumpulan kegemaran anda dengan membeli CD/nada dering/'caller ringtone' agar mereka dapat terus berkarya.

Catat Ulasan

PERHATIAN: Setiap komen yang tersiar di From FAMF TOWER adalah tanggungjawab sepenuhnya penulis itu sendiri malah tidak mewakili pandangan pemilik blog. Pemilik blog tidak akan dipertanggungjawabkan andai berlaku sebarang permasalahan yang timbul berkait komen tersebut.

Pemilik blog juga berhak memadam tanpa menerbitkan sebarang komen yang dianggap tidak menyenangkan.